Perusahaan adalah organisasi modern yang mempunyai kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan yang dibebankan kepadanya.  Biasanya disamping mencari laba, tujuan perusahaan mencakup :

1.  Pertumbuhan yang terus menerus.

2.  Kelangsungan hidup.

3.  Kesan positif di mata publik.

Untuk mencapai tujuan ini manajemen sebagai pihak yang diserahi hak dan tanggung jawab memiliki atau menguasai faktor-faktor produksi yang diramu seperti money, man, material, dan method.  Proses ini sering disebut juga disebut proses produksi.  Proses ini dimaksudkan untuk menghasilkan penerimaan kas melalui penjualan produksi tersebut yang menjadi salah satu sumber dana utama bagi pelaksanaan kegiatan perusahaan.

Untuk menghasilkan produk ini maka peranan aktiva tetap sangat besar, seperti lahan sebagai tempat berproduksi bagi usaha pertambangan, pertanian, perkebunan, dan perikanan.  Bangunan sebagai tempat pabrik, kantor, dan kegiatan lainnya.  Mesin dan peralatan sebagai alat untuk berproduksi.  Kendaraan pengangkutan sebagai alat untuk mengangkut produk atau hasil lainnya.  Inventaris berupa inventaris kantor, perabot, meja, kursi, lemari dan lain-lain sebagai alat yang mendukung kegiatan perusahaan semuanya.

Bahkan ada aktiva tetap yang tidak berwujud tapi yang sangat penting dalam kegiatan produksi dan tanpa aktiva ini barangkali perusahaan tidak dapat beroperasi misalnya, HPH (Hak Penguasaan Hutan), HGU (Hak Guna Usaha), HGB (Hak Guna Bangunan), Patent, Frenchise, Hak Cipta, dan lain-lain.

Peranan aktiva tetap ini sangat besar dalam perusahaan baik ditinjau dari segi fungsinya, dari segi  jumlah dana yang diinvestasikan, dari segi pengolahannya yang melibatkan banyak orang, dari segi pembuatannya yang sering jangka panjang, maupun dari segi pengawasannya yang agak rumit.

Setiap perusahaan pasti memiliki aktiva tetap baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud.  Namun jenis aktiva tetap yang dimiliki mungkin satu sama lainnya dapat berbeda seperti perusahaan jasa, aktiva tetapnya berbeda dengan aktiva tetap perusahaan perkebunan, perkapalan, perminyakan, perdagangan, dan lain-lain.  Namun yang jelas masing-masing mempunyai aktiva tetap.

PENGERTIAN AKTIVA TETAP

Aktiva tetap adalah aktiva yang menjadi hak milik perusahaan dan dipergunakan secara terus meneru dalam kegiatan menghasilkan barang dan jasa perusahaan.

Aktiva ini dicantumkan di neraca dalam lajur assets (aktiva) dengan judul land, building & equipment atau plant & equipment, fixed assets, tangible assets, property and equipment atau aktiva tetap dan lain-lain.